Ide Gila Dari Seorang Teman

Bismillah…

Satu pertanyaan menghentak pikiran saya waktu itu adalah;

Apakah yang saya lakukan saat ini bisa dilakukan oleh orang lain?

~

Empat bulan lalu saya sedang mencoba untuk bangkit dari kegagalan bisnis dan sedang mencari Formula atau Pola yang baik. Mengingat sumber daya yang saya miliki sangat terbatas; saya tidak punya banyak tim, dan tentu saja tidak punya modal yang besar.

Saat itulah saya belajar banyak dari Naval Ravikant, seorang Angel Investor yang menghebohkan jagat bisnis tahun lalu dengan tweetstorm-nya (status provokatif mengenai bisnis di Twitter). Bahkan saya sempat membuat beberapa Podcast mengenai ide-idenya.

Menurutnya, bisnis harus mempunyai daya ungkit, atau leverage. Dan ada tiga daya ungkit yang bisa anda manfaatkan bila ingin punya bisnis yang besar di masa depan:

  1. Modal uang (Capital).
  2.  Orang atau tenaga kerja (People).
  3. Produk Digital, yang modal untuk membuatnya sangat kecil dan distribusinya tidak terbatas (Code & Media)

 

Untuk modal uang, tentu saja tidak bisa saya jadikan andalan saat itu. Pilihan yang masuk akal adalah membangun tim dan membuat produk digital. karena itulah saya mulai serius membuat Podcast dan Youtube channel selama beberapa waktu.

Namun, satu pertanyaan yang muncul di benak saya adalah;

Bagaimana membuat orang lain bisa melakukan apa yang saya lakukan?

Bagaimana menduplikasikan diri saya sebanyak mungkin?

Karena sebagai Single Fighter yang baru saja ‘kehilangan’ tim dan tidak punya pilihan selain membangun sendiri bisnis saya dari awal, saya tahu bahwa saya harus membuat sebuah sistem yang memungkinkan anda, para Lasykar KDI, untuk mengikuti apa yang saya lakukan.

Pergulatan batin inilah yang membuat saya mengalami Decision Paralysis, atau terombang-ambing karena tidak bisa ambil keputusan. Saya bingung mau bergerak kemana, melakukan apa, dan seterusnya.

Saya ingin membuat sebuah platform aplikasi reseller, tetapi saya tidak punya kemampuan membuatnya, tidak pula uang untuk mempekerjakan seorang developer.

Terlintas ide untuk menambah jenis produk, tetapi saya tidak bisa memproduksinya dari kota kecil saya, sedangkan menemukan supplier yang amanah dari kota lain tidaklah mudah.

Banyak yang ingin saya lakukan, tetapi otak saya beku, penglihatan saya berkabut, saya tidak bisa melihat ujung perjalanannya ke arah mana. Dan saya termasuk orang yang takut bergerak ketika tidak bisa melihat hasil akhir dari tindakan yang saya kerjakan.

Semua itu berlangsung selama kurang lebih 4 bulan. Bingung. Tidak tahu arah. Ngablu.

~

Hingga beberapa hari lalu, di suatu sore di penghujung bulan Ramadhan, sahabat saya, Mas Ari Eko Prasetio menghubungi saya secara pribadi dan kami pun ngobrol panjang, ngalor ngidul, termasuk membahas kenapa saya ‘menghilang’ dari peredaran.

Saya pun menceritakan kegelisahan saya, hingga impian yang saya ingin wujudkan melalui KDI.

Keesokan paginya, Mas Ari mengirimkan pesan ke WA saya, dan memberikan usul untuk melakukan REBRANDING terhadap KDI.

Saya termenung…

Apa? Rebranding? Kok nggak kepikiran sama saya ya?!

Ini ide bagus banget!

Bener-bener brillian!

Saya pun bergegas menelpon Mas Ari dan kami berdiskusi selama hampir 2 jam!

~

Apa isi diskusinya? Apa itu REBRANDING? Apakah ada kaitannya dengan nama ‘baru’ KDI NETWORK?

Sungguh disayangkan, terpaksa anda harus menunggu lagi sampai besok pagi karena jadwal saya untuk menulis pagi ini sudah berakhir.

Maaf sekali…

Sampai jumpa besok pagi, insyaallah…

Hai… Tunggu Sebentar!

Mau ikut tantangan 30 Hari Membangun Atomic Habit (Kebiasaan Mini) Yang Meningkatkan Diri Anda 1% (Satu Persen) Lebih Baik Dari Kemarin?

Rubah Diri Anda

Jadi orang baru dengan meninggalkan kebiasaan lama.

Sistem yang Teruji

Langkah demi langkah untuk berbenah.

Diri Anda Yang Terbaik

Kebiasaan baik akan membuat anda jadi orang yang lebih baik.

Tingkatkan PRODUKTIFITAS

Optimasi diri anda menjadi 1% lebih baik dari kemarin.

BUKU BESTSELLER MENURUT

Atomic Habit Best Seller

Prinsip Compound Effects

“Kebiasaan adalah ‘bunga-berbunga’ dari pengembangan diri. Sebagaimana uang yang berkembang biak menggunakan prinsip Compound Interest (bunga yang menghasilkan bunga lagi), efek dari kebiasan juga berkembang berkali-lipat setiap kali anda mengulanginya. Kebiasaan anda sepertinya hanya membuat sedikit perubahan bila dilihat dari hari ke hari, namun hasil yang anda dapatkan setelah berbulan-bulan menjalankannya akan sangat jauh berbeda.”

Merubah Identitas

“Anda mungkin memulai sebuah kebiasaan karena motivasi tertentu, tetapi perubahan sebenarnya adalah ketika kebiasaan tersebut ‘menempel’ menjadi bagian diri anda. Proses membentuk kebiasaan adalah proses membentuk identitas anda.”

Dapatkan Panduan Langkah Demi Langkah Untuk Berubah

Buku Atomic Habit adalah salah satu buku yang membantu saya untuk ‘Back On Track’ setelah mengalami kegagalan dalam hidup dan bisnis.

Apa yang diajarkan di buku ini berupa panduan dan strategi untuk membangun kebiasaan mini (sekecil atom) yang bila dilakukan terus akan merubah diri anda menjadi lebih baik setiap hari.

Di tantangan 30 Hari Atomic Habit Challenge, saya akan kirimkan materi dari buku tersebut yang bisa anda eksekusi saat ini juga. Masukkan email anda untuk mengikutimya!

​Full Ebook even includes following

​Donec vel leo viverra, laoreet

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

amet, rutrum risus. hasel lus

​Morbi semper vulputate tincidunt. Mauris sodales.

vehicula nunc. Pellentesque

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​vivera laoeet spien, quis ulla​

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​sem mattis a Mae cenas la​

​Morbi semper vulputate tincidunt. Mauris sodales.

​con vallis sit amet cur susne​

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​Start with our first chapter, ​Completely free​! Learn first step in becoming digital nomad!

Copyright 2020 by Om Andro