Cara Rahasia Untuk Jadi Suami TERBAIK dan PALING BERUNTUNG Sedunia

Bismillah…

Meskipun sudah sangat mepet, tapi saya rasa masih perlu buat menginformasikan ini; bahwa pendaftaran menjadi Reseller Rineva dengan harga termurah akan berakhir hari ini, 15 Agustus jam 11:59 malam.

Setelah direkap sementara kemarin, Kami baru ngeh, kalau sebaran Reseller / Dealer / Distributor Rineva kurang dari sebulan pre-launch sudah ada mulai dari Ulee Kareng – Banda Aceh sampai dengan Lombok Tengah – NTB. Berikut listnya berdasar kota :

Ulee Kareng – Banda Aceh
Bukit Tinggi – Sumbar
Bandung – Jabar
Kota Bogor – Jabar
Bogor Utara
Bogor Barat
Kota Depok – Jabar
Kota Bekasi – Jabar
Cikarang Barat
Jakarta Selatan
Jakarta Timur
Jakarta Pusat
Kota Tangerang
Cilegon – Banten
Solo – Jateng
Banyumas – Jateng
Bantul – Yogyakarta
Surabaya – Jatim
Tuban – Jatim
Lombok Tengah – NTB
Banjarbaru Selatan – Kalsel
Semarang – Jateng

Sudah lebih dari 80 PAKET ludes dalam waktu singkat. 

Jadi, sebelum harga naik menuju normal. Sebaiknya anda langsung ambil kesempatan sekarang. Karena harga Diskon 40% akan berakhir hari ini.

Anda sudah otomatis jadi Reseller lagi kalau ambil satu paket Rineva yang bisa dipakai selama 30 hari.

Atau hubungi WA ini untuk mendaftar; 081-272-48-99-88

*

Oya, mengapa saya tertarik ikut jualan skincare padahal saya COWOK? 

Saya akan cerita dulu kisah pertemuan saya bertemu dengan Founder dan CEO-nya Rineva… Mas Ilham Pramudi.

… Kami bertemu 22 tahun lalu. Waktu masih mondok di Jawa Timur. Bisa dibilang, beliau sahabat akrab saya karena dulu pernah beberapa kali 1 kamar di asrama.

Dari dulu orangnya memang kreatif, disaat yang lain belajar khot, dia malah sukanya bikin komik.

Bayangin, satu buku tulis, isinya komik tentang cacing yang pengen hadi pembalap, jadi kemana mana pakai helm, namanya Jim.

Sampai sekarang, kalau ada gambar komik yang bisa saya buat, ya karakter si Jim inilah satu-satunya yang bisa saya bikin dengan sempurna.

Persahabatan kami terputus karena beliau memilih melanjutkan sekolah di luar pondok….

*

20 tahun kemudian…

Kurang lebih 2 tahun lalu, kami kembali bertemu. Thanks to Facebook buat hal ini. Karena saya rajin ‘pencitraan’ malah jadi ketemu kawan lama.

Kami janjian di Margonda Depok, ngobrol santai di Geprek Bensu, lalu berlanjut ke masalah bisnis…

… Ternyata, qodarullahnya, kebetulan dia sedang mau membuat produk skincare dengan target market premium dan value halal.

Dan memang sedang mencari ide buat digital marketing, strateginya bagaimana, eksekusinya seperti apa.

Kami godok konsep digital marketingnya Rineva, dan bahkan kami pernah masukkan presentasi Rineva di beberapa event Nomadian yang berjudul; Ultimate Funnel.

Sayangnya, selama 1 tahun menunggu, Rineva tak jua muncul ke permukaan, launchingnya tertunda karena terganjal izin BPOM.

Sahabat saya ini sangat perfeksionis, dia tidak mau launch sebelum dapat izin BPOM, meskipun akhirnya harus bolak balik mengajukan dan ditolak lebih dari 5x.

Bayangkan, selama 2 tahun, merintis bisnis, nggak ada pemasukan, yang ada pengeluaran habis-habisan…

Kalau saya di posisi dia, bisa dipastikan saya akan mundur teratur, atau minimal kehabisan nafas.

Sampai akhirnya saya membaca bukunya Angela Duckworth, yang berjudul GRIT itu…

… GRIT diartikan jadi GIGIH. Dan ketika selesai membacanya, saya langsung mengaitkan konsep GIGIH tersebut dengan sahabat saya.

Dialah contoh nyata dari kegigihan yang saat ini hadir di depan mata saya.

Karena hasil kerja keras selama 2 tahun itu, lahirlah RINEVA.

*

Singkatnya, saya sedang tidak membeli sebuah produk, tapi sebuah bisnis. 

Dan anda tahu kalau banyak Mastah Internet Marketing yang akhirnya terjun ke industri ini, komsetik dan skincare.

Ci Christina Lie, bikin lipstik Lumen Color.

Kang Dewa Eka Prayoga, pegang B Erl Cosmetics.

Itu yang secara terang-terangan pegang brand, yang diem-diem mah lebih banyak lagi.

*

Secara singkat, alasan saya ikut jualan Rineva Skincare adalah sebagai berikut:

Pertama, Saya Ingin Dapatkan Database Market Yang GURIH.

Rineva di desain sebagai produk PREMIUM dan HALAL, dua karakteristik yang saling menunjang. Market premium artinya mereka adalah orang yang mengutamakan kualitas, dan harga tidak menjadi persoalan.

Di market skincare premium ini juga sebenarnya pemainnya sudah banyak bangat, ada Nu Skin, Estee Lauder, Shiseido, SKII, Lancome dan sebagainya. Artinya market sudah MATANG dan valid. Tidak perlu diperdebatkan lagi.

Nah, Rineva muncul dengan mengusung tagline HALAL-nya, karena produk yang di develop untuk market yang premium dan halal belum banyak, dan belum ada yang serius. Masalah ke-halal-an sebuah produk ini sudah menjadi pertimbangan bagi market MUSLIMAH PREMIUM yang saat ini populasinya makin banyak di Indonesia.

Kedua, Sudah Ada ULTIMATE FUNNEL Yang Cocok Untuk Market Ini.

Marketnya ada, produknya ada, maka yang perlu dipersiapkan adalah FUNNELING-nya mau bagaimana. Itu sudah ada dalam cetak biru yang saya buat.

Contoh yang paling jelas adalah; pelanggan Rineva mungkin akan lebih mudah ditawari program Umroh Plus Turki daripada pelanggan kaos dakwah islami.

Kenapa?

Karena kesesuaian demografi market, atau relevansinya tinggi.

Rineva = Skincare Premium Halal = Muslimah High Class = Umroh Plus Turki (atau Dubai, Mesir, Yordan dll)]

Itu salah satu contoh FUNNEL produk yang bisa ditawarkan ke market premium ini. Yang lain? Banyak. Tapi biarlah sementara menjadi rahasia saya dan tim.

Ketiga, Produk Dengan REPEAT ORDER Yang Tinggi

Membangun bisnis, tidak semudah dengan menjual produk. Memang bisnis diawali dengan jualan, tapi bisnis yang besar selalu membutuhkan REPEAT ORDER yang terus bertumbuh dibandingkan akuisisi customer baru.

Maksudnya gimana sih?

Jadi gini, kalau saya cuma jualan kaos, saya bisa jual ke 1000 pembeli baru bulan ini. Pertanyaannya, berapa persen dari 1000 orang pembeli tadi yang bulan depan akan beli kaos lagi? Lalu bulan depannya beli lagi, begitu terus selama setahun. Beli 1 kaos tiap bulan. Berapa banyak?

Hampir tidak ada… Kecuali market saya adalah penjual kaos. Yang ujung-ujungnya juga mengalami tantangan yang sama, yaitu bagaimana menciptakan repeat order.

Artinya, secara alamiah, kaos dakwah tidak memiliki repeat order yang tinggi.

Bagaimana dengan Skincare?

Bulan ini 100 pembeli coba-coba, lalu misalnya ada 20% saja yang merasa cocok, lalu mereka langganan tiap bulan. Itu artinya bulan depan saya sudah punya omset kurang lebih 20 juta hanya dari repeat order saja.

Apabila bulan depan saya juga mendapatkan 100 pembeli baru. Maka di bulan ketiga, omset dari repeat order bisa mencapai 30-50 juta. 

Simulasinya begitu, bukan kenyataan ya, karena data pastinya akan kita lihat setelah 6 bulan menjalani bisnis ini.

Itulah kenapa saya bergairah untuk mencoba ladang baru ini, sebagaimana para mastah yang juga makin banyak yang terjund ke industri kosmetik dan skincare.

*

Tiga (3) alasan diatas adalah alasan yang cukup untuk saya menginvestasikan Rp. 649.000 rupiah. Dapat 1 paket produk yang terdiri dari 5 item.

Ditambah lagi, dengan biaya cuma sekitar 20-ribuan per hari, saya bisa membuat istri saya bahagia selama 30 hari. Karena pasti dia yang akan pakai dan berikan testimoni bersama 150-an muslimah lainnya. Saya sebagai suami yang baik tinggal jualan dan berikan produk ini tiap bulan kepadanya. Simpel kan?

Plus, dengan harga segitu. Saya juga dapat visa untuk ke Jakarta selama 2 minggu!!

Murah banget kan? 

Yang Lagi Semangat Jualan

Om Andro

Mau jadi suami paling baik dan paling beruntung sedunia seperti saya? 

KLIK DISINI AJAH!

Hai… Tunggu Sebentar!

Mau ikut tantangan 30 Hari Membangun Atomic Habit (Kebiasaan Mini) Yang Meningkatkan Diri Anda 1% (Satu Persen) Lebih Baik Dari Kemarin?

Rubah Diri Anda

Jadi orang baru dengan meninggalkan kebiasaan lama.

Sistem yang Teruji

Langkah demi langkah untuk berbenah.

Diri Anda Yang Terbaik

Kebiasaan baik akan membuat anda jadi orang yang lebih baik.

Tingkatkan PRODUKTIFITAS

Optimasi diri anda menjadi 1% lebih baik dari kemarin.

BUKU BESTSELLER MENURUT

Atomic Habit Best Seller

Prinsip Compound Effects

“Kebiasaan adalah ‘bunga-berbunga’ dari pengembangan diri. Sebagaimana uang yang berkembang biak menggunakan prinsip Compound Interest (bunga yang menghasilkan bunga lagi), efek dari kebiasan juga berkembang berkali-lipat setiap kali anda mengulanginya. Kebiasaan anda sepertinya hanya membuat sedikit perubahan bila dilihat dari hari ke hari, namun hasil yang anda dapatkan setelah berbulan-bulan menjalankannya akan sangat jauh berbeda.”

Merubah Identitas

“Anda mungkin memulai sebuah kebiasaan karena motivasi tertentu, tetapi perubahan sebenarnya adalah ketika kebiasaan tersebut ‘menempel’ menjadi bagian diri anda. Proses membentuk kebiasaan adalah proses membentuk identitas anda.”

Dapatkan Panduan Langkah Demi Langkah Untuk Berubah

Buku Atomic Habit adalah salah satu buku yang membantu saya untuk ‘Back On Track’ setelah mengalami kegagalan dalam hidup dan bisnis.

Apa yang diajarkan di buku ini berupa panduan dan strategi untuk membangun kebiasaan mini (sekecil atom) yang bila dilakukan terus akan merubah diri anda menjadi lebih baik setiap hari.

Di tantangan 30 Hari Atomic Habit Challenge, saya akan kirimkan materi dari buku tersebut yang bisa anda eksekusi saat ini juga. Masukkan email anda untuk mengikutimya!

​Full Ebook even includes following

​Donec vel leo viverra, laoreet

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

amet, rutrum risus. hasel lus

​Morbi semper vulputate tincidunt. Mauris sodales.

vehicula nunc. Pellentesque

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​vivera laoeet spien, quis ulla​

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​sem mattis a Mae cenas la​

​Morbi semper vulputate tincidunt. Mauris sodales.

​con vallis sit amet cur susne​

Lorem ipsum dolor sit amet, onsec tetur adipiscing elit.

​Start with our first chapter, ​Completely free​! Learn first step in becoming digital nomad!

Copyright 2020 by Om Andro